Karawang, www.mediasuararakyat.com | Masih tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia khususnya Kabupaten Karawang menjadi sorotan seorang aktivis perempuan Karawang.

Riska Dwi Hamidah seorang aktivis perempuan yang juga sebagai ketua bidang immawati Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Karawang pada mediasuararakyat.com mengatakan bahwa masih tingginya kekerasan terhadap perempuan dan anak karena banyak faktor.

“Banyak faktor yang menyebabkan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi”, kata Riska pada mediasuararakyat.com, selasa (15/03/2022).

“Saat wanita dituntut berbagai hal, akan tetapi kurangnya rasa menghargai dan menghormati terhadap perempuan sehingga mengakibatkan terjadinya kekerasan dimanapun berada”, lanjut Riska.

Riska juga mengatakan darurat kekerasan seksual bukan hanya persoalan peningkatan angka kekerasan seksual maupun soal kompleks dan semakin ekstrimnya kasus. Tetapi, justru karena daya penanganannya yang belum memadai di seluruh wilayah.

“Kita berharap keadilan terhadap penegakan hukum serta perlindungan yang terjadi pada kasus ini. Tak hanya bagi perempuan akan tetapi bagi anak-anak usia dibawah umur pun perlu yang namanya keadilan dan perlindungan”, harap Riska.

Riska mengungkapkan banyak kasus kekerasan seksual yang tidak menjadi proses hukum karena ketiadaan persetujuan dan relasi kuasa hukum, dan dua unsur tersebut yang perlu ditekankan dalam rangka menghapus kekerasan seksual.

“Perlunya Edukasi dan pengawasan terhadap masyarakat karena masih adanya anggapan normalisasi kekerasan, hal itu terjadi karena kurangnya kepekaan terhadap isu-isu kekerasan yang dialami perempuan dan anak, sehingga menghambat proses penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, apalagi pelaku kekerasan tersebut adalah anggota keluarga sendiri”, ujar Riska.

“Saya sebagai ketua bidang immawati IMM Karawang yang berfokus terhadap perempuan mengecam keras atas tindakan kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan juga anak-anak dibawah umur”, pungkas Riska Dwi Hamidah.

Dino-Red

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!