PANDEGLANG, mediasuararakyat.com,- Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita menyampaikan dua hikmah dan momentum dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 H dihadapan jemaah sholat idul adha di Masjid Agung Ar-rahman Pandeglang, Minggu (10/07/2022).

Menurut Irna, ada momentum penting dihari raya Idul Adha yaitu ibadah haji meski masih situasi pandemi covid-19 yang sudah reda dengan tetap prokes. Dan selama 2 tahun silam jamaah haji Indonesia tidak bisa berangkat ke tanah suci Mekah.

“Alhamdulillah jemaah haji asal Pandeglang 379 orang tahun ini bisa berangkat ke tanah suci Mekah meski dibatasi dengan aturan. Mari kita doakan menjadi haji yang makbur dan makbul. Dan ibadah selanjutnya adalah ibadah qurban bagi masyarakat yang mampu,” ungkap Bupati Irna.

“Dan alhamdulillah dari para OPD di lingkungan Pemkab Pandeglang dan BUMD yang ada telah memberikan hewan kurban untuk selanjutnya telah dibagikan pada masyarakat yang kurang mampu. Karena dengan berkurban kita peduli terhadap sesama,” sambungnya.

Dikatakan Bupati, esensi dengan berqurban adalah dekat kepada Allah SWT melalui kisah baginda Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang mendapatkan perintah dari Allah SWT yang dijadikan inspirasi bagi umat islam untuk taat beribadah dan peduli terhadap sesama melalui berqurban tersebut.

“Kita telah dipertemukan kembali dengan hari akbar, hari raya Idul Adha menjadi keberkahan bagi umat islam khususnya masyarakat Pandeglang,” katanya.

Secara pribadi, kata Irna dan selaku kepala daerah Bupati Pandeglang menyampaikan mohon maaf lahir batin selamat hari raya idul adha 1443 Hijriah.

“Semoga semua amal ibadah kita diterima Allah SWT dan kelak mendapatkan syafa’at dari Baginda kita Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, H. Amin Hidayat yang berindak selaku Khotib pada sholat Idul Adha itu juga menyampaikan riwayah singkat perjalanan Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail saat mendapatkan tingkat kenabian dengan perintah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan menyembelih putranya Nabi Ismail yang digantikan dengan seekor kambing yang selanjutnya disebut Ibadah Qurban.

“Saat ini kami berkumpul dalam menunaikan sholat idul adha dan dilanjutkan dengan melaksanakan penyembelihan hewan qurban bagi orang yang mampu seperi diperintahkan dalam firman Allah SWT dalam surat Al-Kautsar ayat,” terang Amin Hidayat dalam isi khutbahnya.

Usai sholat Idul Adha dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis 73 hewan kurban dari Bupati Pandeglang kepada DKM Masjid Agung Ar-rahman disaksikan oleh Anggota Komisi III DPR RI H.A Dimyati Natakusumah, Kapolres AKBP Belny Warlansyah, Dandim Pandeglang Letkol Jany Setiadi, Ketua PN Pandeglang dan Kajari Pandeglang, Pj Sekda serta para Kepala OPD diingkungan Pemkab Pandeglang.

Kepala Bagian Kesra Setda Pandeglang, Abd Hadits Muntaha mengatakan, seluruh hewan kurban yang diterima dari para OPD dan BUMD yang ada di Kabupaten Pandeglang telah didistribusikan sejak 7 Juli 2022 lalu ke beberapa pondok pesantren dan yang berhak menerimanya.**

Penulis: Asep Ucu SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *