mediasuararakyat.com, Pandeglang, Banten | Sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang menggelar Rembuk Stunting dan Rekonsiliasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pandeglang bertempat di Hotel S’rizki, Selasa (23/8/2022).

Rembuk Stunting dan Rekonsiliasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pandeglang tahun 2022 mengusung tema “Atasi Stunting Dengan Kolaborasi” dan dilakukan penandatanganan kesepakatan dan komitmen percepatan penurunan stunting.

Dalam kesempatran tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat,” kata Dewi.

“Rembuk stunting harus dibuktikan dengan rencana aksi, karena tanpa ada rencana aksi tidak akan mungkin terjadi penurunan stunting yang betul-betul terintegrasi,” ucap Dewi.

Ia menegaskan angka stunting di Kabupaten Pandeglang menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sangat tinggi yakni 37,8 persen, maka dari itu pencegahan dan penurunan stunting yang perlu dilakukan adalah adanya konvergensi aksi nyata,” tegasnya.

“Pencegahan dan penurunan stunting dibutuhkan komitmen bersama dari semua pihak, mulai dari OPD, pihak swasta dan masyarakat, oleh karena itu Rembuk Stunting ini merupakan upaya pencegahan dan penurunan stunting yang terintegrasi,“ terang Dewi.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Dadi Ahmad Roswandi mengatakan sebagai upaya pencegahan dan penurunan stunting pihaknya memperkuat diskusi dan aksi tentang pergerakan percepatan stunting yang melibatkan semua sektor dari tingkat Pusat, Provinsi dan tingkat Kabupaten.

“Rembuk Stunting ini merupakan langkah awal untuk rencana aksi sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional dalam pencegahan dan penanganan stunting,” ujarnya.**

Penulis: (SN)

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *