Mediasuararakyat.com – Karawang, Jawa Barat | Kondisi air kali/sungai Cikereteg yang berwarna hitam pekat pada hari Selasa (23/08/’22) di respon cepat oleh satgas Citarum harum (CH) sektor 17. Respon cepat dilakukan Dansektor dengan memberikan perintah langsung kepada anggota untuk menelusuri kebenaran laporan dari warga, yang di duga berasal dari PT.Pindodeli 3. 

Dansektor CH 17 dan General Afair PT. Pindodeli 3

Pada Rabu (24/08/’22) menjelang siang hari, Dansektor CH 17, Kol.Arh.Tri Sugiyanto yang di dampingi Bamin dan Baops melakukan sidak di PT.Pindodeli 3, atas laporan warga dan penelusuran anggota satgas CH 17.

Dansektor CH 17, Kol.Arh.Tri Sugiyanto pada hari Rabu (24/08/2022), “kami bersama staf melakukan Sidak di PT Pindodeli 3, giat ini kami lakukan menindaklanjuti adanya pengaduan dari warga masyarakat desa Wanajaya dan penelusuran yang dilakukan oleh anggota kami”, katanya. 

“Kami melihat sendiri, bahwa benar air sungai Cikereteg berwarna hitam ada indikasi PT Pindodeli 3 telah membuang limbah cair ke Sungai Cikereteg anak sungai Cibe’et “, ungkapnya.

Ia melanjutkan, “saat kami datang di perusahaan Pindodeli 3 untuk melakukan pengecekan WTP, kami diterima oleh General Affair (GE) Wakidi beserta staf.  Kepada pimpinan kami tekankan agar perusahaan tidak membuang limbah langsung ke anak sungai Cikereteg. Karena akan berdampak luas baik kepada masyarakat dan ekosistem air yang ada”, jelasnya. 

Dari sidak yang kami lakukan, “kami mendapat penjelasan dari GE, bahwa yang mengalir masuk ke sungai Cikereteg, akibat adanya kebocoran pada salah satu Ladon penampungan limbah. Agar tidak terus mengalir, pihak perusahaan sudah membuatkan tanggul kata GE. Selama ada pengaduan dari warga tersebut, kami sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan DLHK. Kalau memang tidak ada etikat baik dari perusahaan dengan segera melakukan pembenahan, kami satgas CH akan bertindak tegas”, pungkas Dansektor. (tgh) 

Deden Solehudin

Editor : Deden Solehudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!