mediasuararakyat.com – Pandeglang, Banten | Para kepala desa (Kades) yang tergabung dalam wadah Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat melaksanakan administrasi desa dengan baik dan harus memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal itu disampaikan Dimyati Natakusumah selaku Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Lebak-Pandeglang dalam acara Pelantikan Pengurus APDESI Kabupaten Pandeglang, Rabu (12/10/2022) di pendopo setempat.

Hadir pada acara itu Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kapolres AKBP Belny Warlansyah, Dandim 0601 Letkol Kapten Jani Setiadi dan jajaran Forkopimda lainnya, Ketua APDESI Pusat dan Provinsi Banten juga para kepala OPD Pandeglang.

Menurut Dimyati yang juga Pimpinan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ini, bahwa kepala desa adalah sebuah organisasi yang organik dalam pemerintahan daerah (Pemda) yang dimana memiliki prangkat desa dari mulai RT, RW, Linmas, dan Kader yang merupakan kekuatan besar harus dijaga dan diperhatikan.

“Maka para kades harus amanah, dapat melaksanakan administrasi desa yang baik dan benar. Jangan sampai hak-hak anak buah tidak diberikan,” pinta Dimyati Natakusumah.

“Saya juga sudah ingatkan pada kepolisian dan kejaksaan untuk membantu pemerintahan desa melalui restorative justice, termasuk kepada Kejaksaan Agung untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa,” katanya.

Dimyati juga menyarankan agar keberadaan BUMDes diberdayakan, seperti menjadi Agen atau pemasok dalam BPNT agar tidak jadi penonton sehingga tidak mengambil dari luar desa tersebut.

“Jalankan administrasi desa dengan plening bagus, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Bangun rencana aksi dengan berkolaborasi yang konstruktif dengan para bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. Saya yakin Pak Kapolres dan Pak Dandim mendukung itu semua,” tandasnya.

“Jaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Sekali lagi lakukan kolaborasi yang konstruktif bersama-sama agar semua persoalan dapat diselesaikan dengan baik ditingkat desa,” sambungnya lagi.

Ditambahkannya, para kades harus menjadi leadership of power, dan lakukan kontroling atau pengawasan terus menerus dalam pelaksanaan administrasi desa. Karena jabatan kades cukup lama 6 tahun, bahkan dapat menjabat selama tiga periode. Artinya, seorang kades mampu mengatur berbagai tugas, berkomunikasi secara efektif, dan menciptakan lingkungan kerja tim yang positif.

“Untuk itu kades harus semangat dan hati-hati banyak godaan-godaannya. Satu hal lagi, harus memonitoring pergerakan-pergerakan di masyarakat,” pungkasnya.***

Penulis: SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!