Mediasuararakyat.com – Serang, Banten | Dalam rangka memelihara situasi Kamtibmas dan mensukseskan pembangunan Nasional 2022, prajurit TNI mengikuti apel sinergi tiga pilar dan launching ulama Kamtibmas yang dilaksanakan di Lapangan Polda Banten pada Rabu (21/12/2022).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari dan dihadiri oleh ulama khatismatik Abuya Muhtadi, Pj Sekda Provinsi Banten M. Tranggono, Dandim 0602/Serang Letkol Arm Fajar Catur Prasetyo, Pejabat Utama Polda Banten, para ulama dan seluruh peserta apel sinergi tiga pilar dan launching ulama Kamtibmas.

Pada kesempatannya Rudy mengatakan apel 3 pilar dan launching ulama kamtibmas ini dilaksanakan untuk mengkonsolidasikan kembali serta menyamakan persepsi tugas 3 pilar dan ulama kamtibmas di tengah masyarakat sehingga dapat berjalan dengan harmonis guna memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta mempercepat upaya pemulihan tumbuh ekonomi nasional.

“Diharapkan 3 pilar dan ulama Kamtibmas dapat mengambil peran untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk selalu menjaga stabilitas dan kondusifitas pembangunan ditengah masyarakat,” ucap Rudy.

Kemudian Rudy juga menyampaikan bahwa Kepala Desa/Lurah juga harus mempunyai motivasi untuk menggerakkan ketahanan ekonomi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Babinsa juga merupakan ujung tombak TNI dalam melaksanakan pembinaan teritorial demgan membangun kerjasama antar komponen antar bangsa untuk memperkokoh persatuan.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Sofwan Hermanto juga mengatakan bahwa ulama Kamtibmas adalah mitra Polri yang mempunyai kemampuan untuk memberikan dakwah atau siraman rohani agama Islam yang berkaitan dengan Kamtibmas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran masyarakat, ketaatan warga masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.

“Sinergitas yang baik sangat diperlukan antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan Ulama Kamtibmas agar terwujud dan terbangun pola kerjasama dan koordinasi yang ideal sehingga ada kesepahaman dan keterpaduan dalam melaksanakan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di daerah,” tutup Sofwan.***

Penulis: SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!