Mediasuararakyat.com – Pandeglang, Banten | Peran media di era digital pasca pengesahan perubahan KUHP nomor 1 tahun 2023 ada positif dan negatifnya, untuk itu penggunaan media sosial (Medsos) harus digunakan dengan benar, jika tidak dampak negatifnya akan berhadapan dengan hukum. Dan UU KUHP itu akan diberlakukan 3 tahun ke depan, karena harus ada peraturan perubahan yang mengatur pelaksanaanya.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang, Helena Octaviana dalam acara Seminar Safari Jurnalistik yang digelar PWI Kabupaten Pandeglang, Jumat (13/01/2023) di hotel Wira Carita.

Hadir pada acara itu, Anggota DPRD Banten Firtron Nur Ikhsan, Anggota DPRD Pandeglang, Iing dan Kepala Dinas Kominfo Pandeglang, Rd Gunara dan Kabag Humas Setda Pandeglang, Tb Nandar serta para camat.

Menurut Kajari Helena, di KUHP baru ada beberapa yang diganti tentang ketentuan pasal-pasal.

“Walau sudah disahkan kita tidak tahu seperti apa kedepannya, untuk wartawan sendiri syaratnya tetap berpegang pada kode etik jurnalistik. Karena wartawan bertugas menghasilkan karya yang harus dipegang itu, agar UU KUHP yang dinilai bahaya itu bisa kita tepis,” ungkap Helena.

“Namun kami memandang UU KUHP yang baru sulit dijalankan kalau tidak ada peraturan perubahan,” sambungnya.

Dikatakan Helena, dirinya membangun hubungan emosional dengan wartawan dalam menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan.

“Hampir setahun hubungan dengan media berjalan dengan baik, kalau pun ada salah saya minta maaf tidak perlu bersitegang, kami berharap media mempublikasikan yang baik dan informasi positif untuk masyarakat,” katanya.

Fitron Nur Ikhsan anggota Komisi 5 DPRD Banten sebagai narasumber pada kesempatan itu mengatakan, bahwa tema ini terlalu berat, tetapi dirinya apa yang disampaikan Kajari Pandeglang dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat khususnya untuk rekan-rekan media dan peserta yang hadir dalam acara safari seminar jurnalistik tersebut.

“Kita jangan alergi terhadap wartawan, dan di era digital ada tantangan yang lebih besar dihadapi DPRD,” katanya.

Usai acara seminar itu, dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) PWI Pandeglang merencanakan dan menyusun program kerja jangka panjang dan jangka pendek.***

SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!