Whatsapp Image 2023 05 06 At 11.40.40

Mediasuararakyat.com – Jakarta | Perkumpulan Mahasiswa yang terhimpun dalam Konsorsium Rakyat Kabupaten Bekasi menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kemendagri, Kamis, 5 Mei 2023,

Masa aksi yang turun mengangkat soal dugaan adanya pemberian upeti pada oknum Kemendagri, hal tersebut dikatakan Alwi korlap Konsorsium Rakyat Kabupaten Bekasi pada mediasuararakyat.com.

“Alasan kami aksi pada hari ini, karena kami melihat adanya dugaan gratifikasi, atas pemberian upeti yang dilakukan oleh PJ Bupati kabupaten Bekasi terhadap oknum berinisial GM, yang seorang pegawai di Biro Hukum Kemendagri”, ujar Alwi korlap Konsorsium Rakyat Kabupaten Bekasi.

Lanjut Alwi, langkah yang sangat salah dilakukan oleh PJ Bupati memberikan bingkisan kepada pegawai Biro Hukum setjen Kemendagri menjelang SK Dani Habis.

“Ya tinggal terhitung hari PJ Bupati kabupaten Bekasi yang hari ini dijabat oleh Dani Ramdhani akan habis masa jabatannya, kami menduga ada upaya atau tindakan gratifikasi yg dilakukan olehnya dengan memberikan bingkisan kepada oknum GM menjelang habisnya masa jabatan PJ Bupati”, ungkap Alwi.

“Dugaan kuat kami terhadap PJ Bupati Bekasi Dani Ramdhani untuk melanggengkan kekuasaan agar dilanjutkan sebagai PJ Bupati Kabupaten Bekasi ” tegasnya.

Aksi unjuk rasa tersebut meminta pihak Kemendagri khususnya Biro hukum setjen Kemendagri untuk turun menemui masa aksi.

“Kita hari ini udah turun terus dari pihak Kemendagri terkhusus Biro hukum tidak ada respon, ini pantas menjadi acuan kita untuk terus dikulik agar dugaan kita semua dapat dibenarkan, kami tidak akan berhenti sampai semuanya menjadi terang dan ke depan kami akan menggelar aksi lanjutan di gedung KPK” tuturnya.

“Ini pukulan pertama untuk oknum Kemendagri dan PJ Bupati, kita semua akan tetap bergerak sampai kejelasan PJ Bupati Kabupaten Bekasi ditetapkan, dan Kemendagri segera berbenah internal kelembagaan, agar ini tidak menjadi poin banyaknya masalah yang ada di Kemendagri”, tutupnya.

Penulis : Red/Rilis

Deden Solehudin

Editor : Deden Solehudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!