Img 20230726 Wa0022

Mediasuararakyat.com – Jakarta | Pejuang Tangguh TB RO Jakarta : Tubercolusis (TB) hingga saat ini masih menjadi masalah dan tantangan kesehatan global yang signifikan untuk segera disikapi. Oleh karenanya, Yayasan Pejuang Tangguh (PETA) mengadakan kegiatan sosialisasi CMBF : laportbc.id sebagai kanal aduan untuk pasien TBC serta menjadi wadah intraktif bagi para pasien pengidap TBC, yang berlokasi di Rumah Sakit Umum Persahabatn Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Rabu (26/07/2023).

Tuberkulosis (TB) atau TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Bila tidak diobati, penderita TB akan meninggal.

Namun pasien (TB) dapat disembuhkan dengan minum obat secara lengkap dan teratur, dilakukan secara komperhensif, dimulai dari awal pasien datang dan dinyatakan TB RO, persiapan minum obat, penentuan rejimen pengobatan oleh TAK (Tim Ahli Klinis), dan pemantauan minum obat oleh Nakes.

PETA (Pejuang Tangguh), STPI Penabulu, TOSS TBC dan POP TB Indonesia akan melakukan pemantauan dan pendekatan pengobatan ke faskes satelit yang dekat dengan domisili pasien (desentralisasi), serta edukasi untuk komitmen menjalani pengobatan hingga sembuh.

Turut hadir juga dari comunity PAS TB Filipina memberikan edukasi kepada masyarakat terkena TB untuk terus semangat dalam menjalani pengobatan serta terus berjuang untuk sembuh.

Untuk mendukung program pencegahan TBC komunitas dari Global Fund, to Fight Against HIV/AIDS, Tuberculosis, and Malaria (GF-ATM), PETA berkolaborasi dengan Yayasan Penabulu, membentuk Konsorsium Komunitas Penabulu STPI, TOSS TBC dan POP TB Indonesia.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung dan memperkuat sistem organisasi komunitas maupun upaya berbasis masyarakat dan penyintas TBC.Tentunya, masyarakat juga memiliki peran aktif dalam menekan angka TBC, dengan memberikan dukungan moral agar tetap harmonis dalam kemanusian serta bisa memahami bahwa pengidap TBC juga layak mendapatkan kesempatan yang sama dalam kehidupan.

Melihat kasus yang kian meningkat, pemerintah harus terus berkomitmen untuk menekan pencegahan TBC yang berkelanjutan.

Hadirnya Pejuang Tangguh (PETA), Konsorsium Komunitas Penabulu STPI, TOSS TBC dan POP TB Indonesia juga berperan menjadi pendukung dan memperkuat sistem organisasi kesehatan sebagai upaya dalam menyintas TBC.

Oleh karena itu. “Melalui ini, Yayasan Pejuang Tangguh (PETA) mensosialisasikan kanal pengaduan untuk pasien TBC untuk meningkatkan pemahaman pasien terkait CBMF (melaporkan permasalahan yang mereka alami yang bekerjasama dengan Nakes dan komunitas peduli TBC lainya untuk mengingatkan pentingnya masyarakat untuk mengenal terapi Pencegahan TBC. Maka dalam hal ini, untuk menciptakan kesehatan masyarakat yang prima maka dibutuhkan berbagai peraturan yang menjadi pedoman bagi petugas kesehatan dan masyarakat luas, sehingga suasana dan lingkungan sehat selalu tercipta.

Di samping itu pemerintah harus membuat program yang dapat menjadi stimulus bagi anggota masyarakat untuk menciptakan lingkungan dan masyarakat sehat, baik jasmani, rohani, sosial serta memampukan masyarakat hidup produktif secara sosial ekonomi.

Penulis : Badri Tamami

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *