Img 20230822 143433

Mediasuararakyat.com – Banten | Puluhan Anggota kelompok tani yang tersebar di dua Desa di wilayah kecamatan Mandalawangi kabupaten Pandeglang mengikuti sekolah lapang (SL) tematik. Kedua Poktan tersebut petani Desa Pandat dan Desa Sinarjaya.

Kegiatan sekolah lapang tersebut di gelar di Desa Pandat kecamatan Mandalawangi kabupaten Pandeglang, pada Selasa (22/8/2023).

“Materi yang disampaikan berupa materi pembuatan kompos, arang sekam, biosaka, fungisida trichoderma dan pengujian pestisida dengan pestisida test kit,” kata Rizali, Sp, selaku Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian kecamatan Mandalawangi saat ditemui usai acara tersebut.

“Sekolah Lapang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani dan sebagai wadah komunikasi antara penyuluh dan petani,” imbuhnya.

Ia mengatakan, penyuluhan pertanian memiliki peranan yang sangat besar dalam rangka meningkatkan kualitas pelaku utama baik dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam melaksanakan usaha tani.

“Agar penyuluhan pertanian dilaksanakan secara efektif dan efisien diperlukan metode penyuluhan pertanian yang tepat, salah satunya melalui sekolah lapang,” ungkap Rizali.

Sekolah lapang merupakan proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya yang ada secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usaha tani lebih efisien berproduktifitas tinggi dan berkelanjutan.

Dikatakannya bahwa Sekolah Lapang dipandang sebagai salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya yang tidak formal, proses pembelajaran dilakukan di lapangan dimana tersedia objek nyata.

“Harapannya dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia pertanian, produktivitas pertanian bisa meningkat dan kesejahteraan petani bisa terangkat,” harapnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang Uun Junandar saat dihubungi mengatakan sekolah lapang terbukti sangat efektif dalam proses peningkatan kualitas SDM para petani.

Melalui ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berdampak pada kemajuan sektor Pertanian.

“Kami berharap sekolah lapang bagi para kelompok tani ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya singkat.***

Penulis: SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *