Img 20230829 Wa0171

Mediasuararakyat.com – Banten | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang menggelar Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan bertempat di Gedung KPRI Langgengsari Kecamatan Pulosari, Senin (28/8/2023).

Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan yang dicanangkan Dinas Lingkungan Hidup mengambil tema Kurangi sampah dengan pengelolaan kreatif dan inovatif melalui gerakan hidup bersih sehat bebas sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang, Ratu Tanti Darmiasih mengatakan, penyuluhan dan kampanye lingkungan ini diikuti oleh para Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), TP PKK Kecamatan dan desa meliputi 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Pulosari, Mandalawangi dan Kecamatan Jiput.

“TP PKK merupakan garda terdepan ditengah-tengah masyarakat, dalam mensosialisasikan dan mengedukasi berbagai program pemerintah daerah termasuk program pengelolaan sampah, dimana TP PKK ini harus mampu menggaungkan terkait peduli dan pengelolaan sampah kepada masyarakat,” ucapnya.

“Urusan sampah ini bukan hanya sekedar dibuang, ditimbun atau mencemari lingkungan, akan tetapi sampah ini bisa dimanfaatkan dan menjadi nilai jual yang ekonomis bagi masyarakat, dimana sampah ini jika diolah bisa menjadi BBJP (Bahan Bakar Jumputan Padat),” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, Pemerintah daerah telah bekerjasama dengan PLTU 2 Labuan terkait pengelolaan sampah, dimana kerjasama pengelolaan sampah ini akan diolah menjadi pengganti batubara.

“Saya berharap Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan masyarakat lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan terutama terkait sampah, karena sampah ini bukan menjadi masalah akan tetapi membawa berkah bagi masyarakat karena memiliki nilai jual yang tinggi, oleh sebab itu masyarakat harus pandai memilah sampah, selain untuk kebersihan lingkungan sampah ini juga berguna untuk menambah pendapatan bagi masyarakat,” harapnya.

Dosen sekaligus aktivis lingkungan, Eko Supriatno sangat mengapresiasi Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan yang dicanangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Kegiatan Penyuluhan dan Kampanye Lingkungan sangat baik, hal ini membuktikan bahwa Pandeglang sangat butuh dengan hal-hal gerakan bersama untuk mengatasi permasalahan sampah, karena sampah jika diolah ternyata bisa membawa berkah,” katanya.

Karena, lanjut Eko, masalah sampah ini harus diselesaikan dari hulu ke hilir, tidak hanya bergantung ke pemerintah, tetapi masyarakat harus mampu berkomitmen untuk merubah budaya yang sudah ada. Sehingga kota yang kita cintai ini bukan hanya maju, tapi juga bisa bersahabat dengan alam dan lingkungan.

“Penyuluhan gerakan kampanye lingkungan hidup untuk merubah paradigma baru tentang sampah, walaupun sampah ini menjijikan akan tetapi jika diolah dengan baik mampu menambah pendapatan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta yang tergabung pada TP PKK Kecamatan Pulosari, Eroh Rohaenah mengapresiasi kegiatan penyuluhan gerakan kampanye lingkungan, karena menurutnya penyuluhan ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan pemahaman terkait pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan penyuluhan ini kami mengetahui bagaimana cara pengelolaan sampah yakni bagaimana sampah yang bisa dibuang dan bisa didaur ulang untuk menghasilkan nilai ekonomis,” katanya singkat.***

Penulis: SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!