Img 20230902 Wa0018

Mediasuararakyat.com – Banten | Tidak banyak wartawan paham akan membaca Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD). Oleh karena itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pandeglang, menggelar diskusi yang bertemakan “Mengenal APBD”.

Kegiatan tersebut bagian dari progam Seksi Pendidikan Pelatihan dan Litbang, yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia dengan peserta wartawan dan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Ketua Seksi Pendidikan Pelatihan dan Litbang PWI Pandeglang, Ari Supriadi menjelaskan, bahwa diskusi itu dilakukan secara berseri tiap dua pekan sekali.

Dikatakan Ari, diskusi berseri ini akan membahas soal APBD, yang dimulai dari pengenalan APBD secara dasar, perencanaan, proses pembahasan, pelaksanaan, pengawasan, pelaporan hingga pertanggungjawaban.

“Diskusi ini bagian dari upaya peningkatan SDM, terutama dalam memahami soal keuangan daerah. Dalam diskusi kita sama-sama belajar untuk memahami soal keuangan daerah yang merupakan bagian terpenting dalam proses penyelenggara pemerintahan daerah,” ungkap Ari, di sekretariat PWI Pandeglang, Jumat (01/09/2023).

Menurutnya, APBD sebagai salah satu produk kebijakan daerah yang harus dipahami oleh masyarakat. Dengan begitu, diharapkan masyarakat mampu ikut berpartisipasi dalam proses penyusunan kebijakan APBD.

“Jangan sampai masyarakat hanya tahu APBD itu setelah jadi produk daerah, namun tidak memahami alur proses di dalamnya memungkinkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam penentuan kebijakan,” imbuhnya.

“Apalagi tujuan dari APBD ini akhirnya adalah untuk mendorong kebijakan fiskal,” tutup dosen STISIP Banten Raya ini.

Sedangkan Ketua PWI Pandeglang, Yanadi menyambut baik kegiatan yang digagas oleh Seksi Pendidikan Pelatihan dan Litbang.

Menurut Yanadi, tidak banyak koleganya yang memahami secara utuh tentang pengelolaan keuangan daerah, khususnya Anggaran Pendapatan Belanda Daerah (APBD).

“Kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan pemahaman rekan-rekan khususnya wartawan terkait dengan APBD. Karena kita dalam rutinitas liputan sering bergelut soal itu dan alangkah baiknya kita lebih memahami persoalan tersebut,” tukasnya.

Penasihat PWI Pandeglang, Muhaemin mengatakan, selama ini pemahaman wartawan terkait APBD belum begitu utuh, baik secara teori, fungsi, tujuan dan komponen APBD hingga pelaksanaannya.
Untuk itu sangat penting bagi wartawan sama-sama belajar memahami APBD.

“Saya secara pribadi pun tidak begitu utuh memahami APBD, ini adalah kesempatan kita untuk sama-sama belajar. Di banding dengan yang lain, Bro Ari sedikit lebih memahami terkait pengelolaan keuangan daerah. Maka tidak ada salahnya kita belajar sama-sama,” terang wartawan senior pemegang Kartu UKW Utama ini.***

Penulis: SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *