Img 20240117 Wa0017

Banten | Kualitas pelayanan fasilitas kesehatan, baik tingkat pertama maupun tingkat lanjutan dianggap penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN. 

Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti saat menjadi pembicara pada kegiatan Webinar Ikatan Konsultan Kesehatan Indonesia (IKKESINDO) pada Sabtu (13/1/2024).

Ghufron mengatakan sejatinya pelayanan kesehatan dalam Program JKN diberikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) melalui Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). Dalam pelaksanaan Program JKN, pelayanan kesehatan kepada peserta mulai diberikan oleh FKTP tempat peserta terdaftar.

“FKTP berfungsi sebagai gate keeper bagi masyarakat yang memerlukan perawatan. Apabila dalam proses pemeriksaan dibutuhkan penanganan lebih lanjut, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit agar mendapatkan pemeriksa lanjutan,” kata Ghufron.

Per 31 Desember 2023, jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama sebanyak 23.639 FKTP dan 3.120 FKRTL. Dengan jumlah FKTP yang tersebar luas menunjukkan bahwa peran FKTP dianggap penting untuk menciptakan masyarakat yang sehat. Dengan upaya promotif preventif yang dilakukan, harapannya pelayanan primer yang diberikan bisa mengurangi angka rujukan dan pembiayaan di FKRTL.

“FKTP sebagai gate keeper harus memiliki kualitas pelayanan yang baik. Kita ingin memastikan kebutuhan tenaga medis maupun tenaga kesehatan terpenuhi, serta sarana prasarana yang memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan efektif,” ujarnya.

Ghufron melanjutkan, upaya transformasi mutu layanan di seluruh fasilitas kesehatan senantiasa dilakukan BPJS Kesehatan demi menghadirkan pelayanan yang terbaik bagi peserta. Sejumlah inovasi pun dihadirkan guna mendukung peningkatan mutu layanan di fasilitas kesehatan.

Sejumlah inovasi terus dikembangkan BPJS Kesehatan sebagai langkah dalam melakukan transformasi mutu layanan. Optimalisasi terhadap Aplikasi Mobile JKN melalui penambahan berbagai fitur dianggap mampu menjadi alternatif bagi peserta dalam mendapatkan pelayanan dengan cepat.

“Seperti layanan skrining riwayat kesehatan, fitur antrean online hingga simplifikasi layanan dihadirkan yang diharapkan mampu meningkatkan kepuasan peserta terhadap pelayanan di fasilitas kesehatan,” tambah Ghufron.

Bukan hanya itu, penguatan layanan Program JKN juga dilakukan di FKRTL melalui perluasan penjaminan manfaat.

Menurutnya, seluruh upaya yang dilakukan sejalan dengan upaya transformasi mutu layanan demi menghadirkan layanan yang mudah, cepat dan setara.

Selain itu, untuk memastikan peserta JKN mendapatkan pelayanan yang terbaik di fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan telah menerapkan Janji Layanan JKN.

Adapun komitmen yang terdapat dalam Janji Layanan JKN tersebut, di antaranya dengan menerima Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas sah peserta JKN, tidak membatasi hari rawat inap, tidak meminfa fotokopi berkas saat peserta berobat, tidak meminta biaya tambahan, memastikan ketersediaan obat, dan melayani peserta JKN dengan ramah tanpa diskriminasi.

Atas keberhasilannya dalam mengelola Program JKN, masyarakat Indonesia perlu berbangga karena sudah banyak negara mengapresiasi dan bahkan menjadikan BPJS Kesehatan sebagai percontohan dalam pelaksanaan jaminan kesehatan di berbagai negara.

“Untuk itu, kami tak henti mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama bersinergi demi menghadirkan pelaksanaan Program JKN yang semakin dibanggakan dan bisa membuka akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Ghufron.

Ghufron juga menambahkan, bahwa masyarakat berhak memilih fasilitas kesehatan sesuai dengan pilihan, BPJS memberikan akses seluas-luasnya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan peserta JKN KIS di faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan tentunya, baik dari peserta yang dibiayai pemerintah, perusahaan,  mandiri dan lainnya.***

Penulis: SN

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!