Img 20240530 Wa0002

Mediasuararakyat.com – KARAWANG, Jawa Barat | Tim Kerja Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas ( PMPZI) menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang secara resmi di kukuhkan oleh Kepala Kantor, H.Sopian, Rabu (29/05/2024) di Aula Gesung PLHUT Kankemenag Kabupaten Karawang.

Tim ini terdiri  6 kelompok kerja yaitu manajemen perubahan,penataan tata laksana, penataan sisten manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Mengawali sambutannya,Kepala Kantor, H.Sopian menyampaikan selamat kepada tim PMPZI yang telah dikukuhkan , maka mulai saat ini  untuk bekerja melaksanakan tugas sesuai SK dalam rangka mengawal melaksanakan WBK (wilayah bebas korupsi) dan WBBM (wilayah birokrasi bersih dan melayani) menuju Zona Integritas di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang.

“Patut kita syukuri  waktu Rakerwil yang di gelar di Karawang beberapa waktu lalu telah diputuskan bahwa Kemenag Karawang termasuk salah satu dari 7 kabupaten/kota di lingkungan Kantor Wilayah  Provinsi Jawa Barat  yang masuk pilot project  Zona Integritas,”jelas H. Sopian.

Menurut orang nomor satu di Kemenag Karawang bahwa dokumentasi pengukuhan tim PMPZI menjadi salah satu penilaian, insya Allah  apa yang kita lakukan sudah sesuai prosedur kerja.

“Insya Allah kita telah merencanakan ada pendampingan dari Inspektorat Jenderal  atau kalau diperlukan kita akan melakukan studi tiru ke kemenag kabupaten lain yang telah sukses menerapkan Zona Integitas, intinya supaya pencapaian Kemenag Karawang lebih bagus dan mudah-mudahan terbaik dari  kabupaten/kota lainnya,”ucap H.Sopian dengan antusias.

Kepala kantor juga menekankan kita sudah sah menjadi wilayah ZI nanti di akhir tahun akan ada penilaian kepada kita, mudah-mudahan dapat meraih nilai  diatas 80, karena kalau dibawah nilai 50 bisa dikatakan gagal, jadi targetnya harus diatas nilai 80.

Sopian berharap yang perlu kita perhatikan selain administrasi yang terpenting  yaitu implementasi,
kita harus sama-sama berkomitmen menghindari pungli, gratifikasi apalagi korupsi.

“Kita harus bisa dan mampu mengawal Kemenag  agar  bersih melayani dan bermarwah,”tandasnya. (tgh) 

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *