Img 20240606 Wa0001

Mediasuararakyat.com – Jakarta | Berbicara masalah sistem ekonomi kerakyatan, ada beberapa hal yang menjadi ciri utamanya antara lain :Sistem perekonomian nasional Indonesia memiliki tumpuan mekanisme pasar yang berpegang teguh pada keadilan dengan prinsip adanya persaingan yang sehat.

Dengan begitu, seluruh masyarakat Indonesia memiliki kesempatan yang sama dalam melakukan usaha untuk memperoleh pendapatan. Hal ini secara tegas menyiratkan bahwa di dalam sistem perekonomian nasional Indonesia tidak dikenal sistem monopoli dalam bentuk apapun, karena yang menjadi tujuan adalah menciptakan keadilan. Namun dalam prakteknya hal ini belum benar-benar bisa terlaksana.

Hal tersebut dikatakan Witarsa Winata, BA, seorang Inisiator Program Sistem Ekonomi Kerakyatan dan Program Kartu Sembako Murah Subsidi.

Winata mengungkapkan, bahwa Sistem perekonomian sebuah negara merupakan upaya negara tersebut menghidupi kehidupan bangsa dan negara sesuai dengan tujuan yang telah digariskan, dengan memanfaatkan segala potensi yang ada baik berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Hal yang penting dalam sistem perekonomian suatu negara adalah bagaimana sistem tersebut secara cerdas dalam kaitannya dengan pengaruh dari negara lain dalam sebuah pasar global.

“Sistem perekonomian sebuah negara harus mampu memberi keleluasaan dan kemungkinan secara optimal untuk bersaing dengan negara lain baik secara langsung maupun tidak, demikian pula semestinya dengan sistem perekonomian Indonesia.”ujar Mr Win panggilan akrab Witarsa Winata, Presiden Direktur PT.Promosindo Group beralamat Jl. Brigjen Dharsono (By.Pass) Kompleks Perkantoran Bumi Linggahara IV B. 18/19. Cirebon – Jawa Barat, Kamis (27/05/2024).

Dia mengakui, munculnya perusahaan-perusahaan multinasional sebenarnya tak lain adalah perpajangan tangan monopoli kapitalis yang semata-mata berorientasi menciptakan keuntungan secara sepihak melalui praktek monopoli dalam berbagai hal.

“Tentu saja bila sistem pereknomian nasional menginginkan terciptanya keadilan sebagai salah satu pilar utama dari sistem ekonomi kerakyatan ini, harus memiliki keberanian menghentikan praktek monopoli dalam berbagai eksesnya. Bila tidak, maka azas keadilan tidak akan pernah bisa tercapai.” ujarnya.

Witarsa Winata, BA atau biasa dipanggil Mr Win menjelaskan secara gamblang poin-poin yang menjadi perhatian pada sistem perekonomian nasional kerakyatan, adalah pertumbuhan ekonomi, kepentingan sosial, nilai keadilan, dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.Poin-poin inilah yang harus dijadikan pedoman ketika menentukan kebijakan dalam bidang perekonomian nasional.

“Sebuah konsep yang menarik dan benar-benar akan mendorong masyarakat Indonesia untuk maju dan sejajar dalam hal mencapai kesejahteraan.Namun apabila konsep ini baru bagus sebatas konsep alias tidak bisa terimplementasikan di dalam pasar itu sendiri, tentu saja akan menjadi konsep yang sia-sia”, tegasnya.

Menurutnya, dalam banyak hal di negara Indonesia ini terlalu banyak yang dalam tataran konsep baik tapi tidak bisa diimplementasikan secara optimal di lapangan. Sistem perekonomian nasional Indonesia ditandai pula dengan adanya kemampuan untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan serta berkesinambungan.

“Kemampuan ini dapat membantu pencapaian perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.Dengan demikian tidak akan muncul lagi stigma kota maju dan daerah tertinggal. Tentu saja hal ini akan terwujud manakala pemerataan itu benar-benar dilaksanakan dengan tujuan utama memberi kesempatan yang sama luasnya dan sama besarnya. Sistem perekonomian nasional Indonesia mampu memberikan jaminan bahwa masyarakat Indonesia akan mendapatkan kesempatan yang sama, baik untuk melakukan usaha tertentu maupun untuk bekerja. Kesempatan yang ada dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan perekonomian seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

Dalam kaitan dengan sistem ekonomi kerakyatan tersebut, menurut Witarsa Winata, BA bahwa PT Promosindo Group punya banyak program unggulan dalam membantu masyarakat, terutama para pelaku usaha berskala UMKM.

”Kami akan melaksanakan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui project ketahanan & kedaulatan pangan beserta turunannya untuk hadir di setiap kota,” ungkapnya.

Menurutnya juga, Kita tidak dapat hanya menyalahkan para umarah, wakil rakyat, maupun ulama sebagai tuntunan & panutan kita, atas persoalan akut bangsa ini, khususnya himpitan dan kesulitan hidup kita sebagai rakyat kecil. Kita juga tidak dapat menyalahkan mereka kelompok milyarder dan para konglomerat. Problem akut bangsa ini adalah kesalahan kolektif kita semua. Problem akut laksana segunduk bukit benang kusut, yang sulit diurai dan dipintal kembali. Perlu ilmu dan kesabaran untuk dapat mengurai benang kusut tersebut. Jika tergesa, maka akan makin kusut dan pada akhirnya tak mungkin dapat diurai lagi.

“Insya Allah program KARTU SEMBAKO MURAH SUBSIDI telah disiapkan sebagai ilmu dan alat yang mampu mengurai serta menyelesaikan problem akut bangsa ini. Dengan kesadaran dan perjuangan bersama, KARTU SEMBAKO MURAH SUBSDI akan meraih hasil maximal dengan pengorbanan kecil.Mari kita lakukan dan berjuang bersama, demi Hubbul Wathon Minal Iman. Mari kita jalani prosesnya dengan kesabaran & istiqomah. Sebagaimana kesabaran Allah SWT yang memiliki sifat Kun Fayyakun, namun bersabar menciptakan langit bumi beserta isinya dalam waktu 7 hari,” ungkapnya.

Lebih jauh Witarsa Winata memaparkan program KARTU SEMBAKO MURAH SUBSIDI yang dirancang dengan ruh-ruh sbb :

  1. Islam itu Rahmattan Lil ‘Alamin. Pembawa rahmat bagi alam semesta. Hingga KARTU SEMBAKO MURAH SUBSIDI dipersembahkan untuk alam semesta, untuk seluruh umat manusia, tanpa membedakan ras, suku, golongan, dan agama. Sunnatullah, diantaranya atas penciptaan langit bumi dan isinya.
  2. Perlu proses & kesabaran untuk meraih sukses. Kita harus akhiri sifat serba ingin instan. Agar kita dapatkan jalan dan ridha Allah SWT dalam meraih PERUBAHAN. Sabda Rasulullah “Kelak umatku besar, namun lemah tercerai berai laksana buih mengapung dilautan.
  3. Apa yang Rasulullah SAW sabdakan, hari ini telah terjadi secara masif dansignifikan. Perpecahan ulama & umat bukan lagi terjadi karena perbedaan golongan/ kelompok/ organisasi. Perpecahan telah terjadi dalam 1 tubuh/kelompok. Perpecahan karena ego & kepentingan pribadi & kelompok.
  4. Janji Allah bahwa “Kelak akan datang hari kebangkitan & kejayaan Islam”. Islam akan diberi kejayaan oleh Allah, tentu kita sebagai hambanya harus memanage kejayaan tersebut untuk membawa nilai-nilai Rahmattan Lil ‘Alamin.

“Agar program KARTU SEMBAKO MURAH tidak menimbulkan perpecahan dan optimal membangun kemashlatan umat, saya : HIBAHKAN PROGRAM KARTU SEMBAKO MURAH SUBSIDI UNTUK INDONESIA. Dengan kata lain, bahwa program KARTU SEMBAKO MURAH SUBSIDI untuk seluruh umat manusia di Indonesia. Untuk siapapun yang menjadi anggotanya, yang dipayungi badan hukum Koperasi dan Perusahaan PROMOSINDO Group. Sukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Bidang Ketahanan Pangan Program KARTU SEMBAKO MURAH (PKSM) milik Promosindo Group

Witarsa Winata mengatakan, Promosindo lahir dari basis ekonomi kerakyatan, dengan mencanangkan program Kartu Sembako Murah, dengan slogan Menuju Ekonomi Indonesia Lebih Maju. Promosindo Group mempunyai visi misi mengangkat ekonomi kerakyatan, terutama rakyat kecil. Hal itu, untuk mewujudkan ekonomi berdaulat, maju, adil, makmur dan sejahtera. MOTTO: Kerja Nyata – Ikhlas – Cerdas – Antusias – Tuntas Dan Sejahtera.

Selanjutnya, kini dicari Marketing Pemasaran Of Food Commodities And Sembako Indonesia Promosindo Group yang akan dikerjakan untuk quota per kab/kota di kota anda, untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Alhamdulillah pada hari ini senin, 27 november 2023 atas nama Promosindo Group kami memberitahukan para calon funder, calon founding, owner pabrik, owner vendor, owner distributor, owner maincont atau owner sub maincont & marketing/mediator project ketahanan & kedaulatan pangan beserta turunannya di 514 kabupaten dan kota agar menghubungi kontak WA 085316350001 untuk menerima tantangan Pekerjaan Penunjukan Langsung (SPL) Project Pengadaan pangan dan sembako di wilayah anda,” tutupnya.

@ “SUKSES TIDAK AKAN DATANG KEPADA ANDA.. “ANDA YANG DATANG MENJEMPUTNYA”..!!

@ “MARI BERDAULAT EKONOMI KELUARGA UNTUK INDONESIA MAJU, ADIL, MAKMUR DAN SEJAHTERA.”

@ “MEMBANGUN PERUSAHAAN MILIK RAKYAT, OLEH RAKYAT, UNTUK RAKYAT”

(S.Hadi Purba)

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *