Img 20240607 Wa0005

Mediasuararakyat.com –  Simalungun, Sumatera Utara |Sangat  lah disayang kan sikap oknum kapolsek perdagangan akp juliapan panjaitan yang merupakan seorang perwira pertama tingkat tiga di kepolisian republik indonesia.

Yang mana diduga oknum kapolsek perdagangan akp juliapan panjaitan tanpa alasan yang jelas,telah membentak  wartawan dengan sikap nya yang terlalu arogan di lapangan mapolsek perdagangan hari kamis 06/06/2024 sekira pukul 14.50 wib.

Ada pun wartawan yang dimaksud adalah mustar nainggolan (39) yang merupakan pimpinan redaksi/owner media online permaknews.com.

Kronologis:

Berawal dari mustar nainggolan yang mendampingi  salah satu warga nagori pematang kerasaan yang bernama ajay damanik untuk mengurus  kendaraan yang telah ditilang  oleh pihak lantas polres simalungun pada hari kamis 06/06/2024 sekira pukul 13.30 wib di mapolsek perdagangan.

Sesampainya disana,mustar nainggolan menyambangi kasat lantas polres simalungun  iptu j.sinaga untuk meminta nomor  rekening briva sembari mengkonfirmasi jenis kegiatan yang telah dilakukan personil pollantas polres simalungun.

Tak selang berapa lama teman Mustar Nainggolan atas nama Ajay Damanik pun keluar untuk membayarkan denda tilang di BRI-Link di luar Mapolsek Perdagangan, setelah meminta nomor rekening briva kepada personil Pollantas Polres Simalungun.

Setelah Ajay Damanik selesai membayarkan denda tilang dengan membawa bukti bayarnya, Mustar Nainggolan dan  Ajay pun menyerahkan bukti bayar kepada petugas dan langsung mengeluarkan kendaraan sepeda motor milik Ajay Damanik.

Kemudian Mustar Nainggolan pun dengan  seorang diri  permisi kepada Kasat Lantas Iptu J. Sinaga untuk kembali pulang sembari menyapa para petugas lantas lainnya sambil berjabat tangan yang ketepatan Iptu J. Sinaga dan petugas Lantas Polres Simalungun lainnya  sedang kumpul depan asrama  Mapolsek Perdagangan.

Saat hendak kembali menuju parkiran untuk mengambil sepeda motor sambil berjalan,  Mustar Nainggolan pun berpapasan dengan Kapolsek Perdagangan AKP Juliapan Panjaitan.

Saat berpapasan, oknum Kapolsek Perdagangan menanyakan kepada Mustar Nainggolan dengan mengatakan. Percakapan sebagai berikut.

Kapolsek Perdagangan : ngapain kau…kau ngapain kemari…!!! ( dengan nada yang keras sambil membentak Mustar Nainggolan-red)

Mustar Nainggolan : maksudnya pak…( sambil terkejut atas bentakan yang dilakukan Kapolsek Perdagangan-red), mau mengurus ini…..ada yang saya urus ,maksudnya kenapa rupanya pak…?? Apa salah kah aku kemari…??

Kapolsek Perdagangan :  apa salah rupanya nanya kau….?? ( dengan nada keras-red).

Mustar Nainggolan : ada yang mau ku urus kubilang ( sambil tenang menjawab )

Kapolsek Perdagangan : udah diam aja kau…!!!! ( dengan nada yang keras sambil membentak Mustar Nainggolan-red ).

Mustar Nainggolan : bah..kok gitu pak sama warga…??

Kapolsek Perdagangan : ahhhh…gak warga kau ( sambil meninggalkan Mustar Nainggolan dengan bahasa arogan-red )

Mustar Nainggolan : loh…cemana kayak gini…( sambil merasa kecewa atas sikap arogansi Kapolsek Perdagangan terhadap Mustar Nainggolan yang juga merupakan oknum wartawan-red ).

Tak berapa lama personil Polsek Perdagangan dan personil Pollantas pun mencoba meredam dan mendinginkan situasi dengan cara mengajak Mustar Nainggolan untuk pulang.

Dengan  kejadian ini, Mustar Nainggolan yang merupakan oknum wartawan dan pimpinan redaksi/owner  di media online permaknews.com merasa kecewa terhadap  sikap oknum Kapolsek Perdagangan AKP Juliapan Panjaitan.

Mustar Nainggolan mengatakan.” saya sangat kecewa atas sikap dan perilaku Kapolsek Perdagangan, yang mana sudah menampilkan gaya arogan kepada saya  oknum wartawan.

Lanjut Mustar Nainggolan, ” karena gak ada hujan dan gak ada angin tiba-tiba menyapa saya dengan nada  suara bentakan keras kepada saya tanpa alasan yang jelas”.

Kapolsek Perdagangan diduga seakan tidak menyukai  keberadaan saya hadir  di Mapolsek Perdagangan, sementara tujuan saya datang hanyalah mendampingi warga sekaligus mengkonfirmasi kegiatan Pollantas Polres Simalungun yang lakukan hunting di lapangan.

Saya meminta kepada Kapolda Sumatera Utara Bapak Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si. dan Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., untuk menindak-lanjuti kejadian ini serta memberikan sangsi tegas kepada oknum Kapolsek Perdagangan AKP Juliapan Panjaitan.

Yang mana oknum Kapolsek Perdagangan sudah bentak saya tanpa alasan yang jelas  dengan sikap arogansinya, serta tidak menunjukan sikap presisinya sebagai anggota perwira pertama tingkat tiga di Kepolisian Republik Indonesia dan tidak menunjukan sikap mengayomi terhadap saya yang merupakan masyarakat dan oknum wartawan pimpinan redaksi di media online permaknews.com.

“Dalam dekat ini saya akan melaporkan oknum Kapolsek Perdagangan AKP Juliapan Panjaitan  kepada Propam Polda Sumatera Utara dan Mabes Polri”, tutup Mustar Nainggolan sambil kecewa berat kepada oknum Kapolsek Perdagangan.

Laporan : Sam Hadi Tambak SH

admin

Editor : admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *