Whatsapp image 2025 06 19 at 00.32.24

Mediasuararakyat.com – Karawang | Dengan keadaan perekonomian yang susah sekarang ini, berbagai cara orang untuk mendapatkan uang, seperti yang dilakukan seorang pria yang mengaku sebagai Ketua GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Karawang Kota dengan mengirim pesan whatspp ke pejabat-pejabat Pemda Karawang meminta donasi untuk seorang anggota yang sedang dirawat di rumah sakit. Namun belakangan, klaim tersebut terbukti palsu.

Dalam pesan whatsapp-nya, dengan nomor kontak +62 895-4033-50126 mengatasnamakan Indra Permana sebagai Ketua GMBI Karawang Kota. Untuk meyakinkan, ia melampirkan foto seorang pria yang terbaring dengan infus di rumah sakit dan minta bantuan untuk berdonasi atas nama Mulyana alias Linggar, yang diklaim sebagai anggota GMBI dan tengah menderita komplikasi.

“Assalamualaikum Wr. Wb., mohon maaf sebesar-besarnya, saya pribadi Indra Permana selaku Ketua GMBI Karawang Kota ingin minta bantuan untuk anggota kami, Mulyana/Linggar, yang sedang dirawat di RS umum karena komplikasi,” tulisnya dalam pesan whatsapp.

Namun setelah dikonfirmasi ke H Asep Mulyana, SE selaku Ketua Distrik Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Karawang, langsung membantah klaim tersebut.

“Setelah kami cek data, Ketua GMBI Karawang Kota saudara Saipul, SH bukan Indra Permana seperti yang tertulis dalam pesan whatsapp. Nama Indra Permana dan Mulyana tidak pernah tercatat sebagai anggota kami. Ini penipuan yang mencatut nama organisasi,” ujarnya, Rabu (18-06-2025).

Asep menegaskan, dirinya bersama Saipul selaku ketua GMBI Karawang Kota telah mengecek keanggotaan GMBI Karawang Kota dan tidak menemukan nama-nama yang disebut dalam pesan whatsapp itu. Ia mengaku khawatir masyarakat terlanjur tertipu dan mengirimkan bantuan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya kasihan kalau ada warga yang sudah transfer uang karena merasa empati. Jangan sampai niat baik masyarakat dimanfaatkan oleh oknum tak dikenal,” katanya.

Asep juga menjelaskan, GMBI Karawang tidak pernah menggalang dana ke luar organisasi jika ada anggotanya yang sakit.

Menurutnya bantuan biasanya dihimpun secara internal dari sesama anggota.

“Kami biasa saling bantu dari dalam, tidak pernah minta ke luar lewat medsos,” tegasnya.

“Hingga kini, kami belum mengetahui siapa sebenarnya pelaku di balik akun tersebut, Kami selaku Ketua Distrik GMBI Karawang mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala bentuk permintaan donasi online yang mencatut nama organisasi”, tutupnya.

Penulis : DKS

admin

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!