Images (10)

Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih melalui skema pembiayaan jangka panjang yang memanfaatkan alokasi dana desa.

Menurut Menkeu, dari total Rp60 triliun dana desa yang digelontorkan setiap tahun, sebesar Rp40 triliun dialokasikan untuk mencicil biaya pembangunan Kopdes Merah Putih selama enam tahun ke depan.

“Dari dana desa sebesar Rp60 triliun, sekitar Rp40 triliun dialokasikan untuk mencicil Koperasi Merah Putih selama enam tahun. Jadi Rp40 triliun, Rp40 triliun, berulang hingga masa pembayaran selesai,” ujar Menkeu dalam Media Briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa proses pembangunan sekitar 80 ribu unit Kopdes Merah Putih dilakukan melalui pembiayaan yang dipinjamkan bank-bank BUMN kepada PT Agrinas Pangan.

“Selanjutnya, kewajiban pembayaran pinjaman tersebut dipenuhi pemerintah melalui skema pencicilan menggunakan dana desa dengan nilai Rp40 triliun setiap tahun,“ jelasnya.

Di sisi lain, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa pembangunan fisik Kopdes Merah Putih merupakan bagian penting dari strategi percepatan ekonomi kerakyatan yang tengah dijalankan pemerintah.

Dalam prosesnya, Agrinas bekerja sama dengan TNI untuk memastikan percepatan pelaksanaan pembangunan, mulai dari penyediaan gudang, gerai, hingga sarana pendukung lainnya.

Ferry menilai PT Agrinas sebagai perusahaan pelat merah memiliki kapasitas dan pengalaman teknis yang memadai untuk menyelesaikan proyek berskala nasional secara profesional. Selain itu, kerja sama dengan TNI juga dinilai mempercepat kegiatan konstruksi di lapangan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait kelayakan lahan. Beberapa lokasi yang diusulkan ternyata belum memenuhi syarat, baik dari segi luas maupun posisi strategis sebagai pusat distribusi ekonomi desa.

“Koperasi memang belum memiliki kapasitas untuk pekerjaan konstruksi berskala besar. Karena itu, kami menggandeng PT Agrinas dan TNI agar pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat,” jelasnya dalam pernyataan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin (27/10).

Saat ini, pembangunan fisik Kopdes Merah Putih telah dimulai di ribuan titik di berbagai daerah. Progres tersebut terus bertambah seiring dengan proses verifikasi lahan yang dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah guna memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.***

Asep Ucu Banten

By Asep Ucu Banten

Siapapun bisa menjadi apapun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!