IMG 20251112 WA0001

MediaSuaraRakyat.Com -Indramayu – Dengan raut wajah penuh kegembiraan yang sulit disembunyikan, Hj Nurhasanah melangkah mantap menuju kantor Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Suasana haru menyelimuti setiap gerakannya saat ia menjalani verifikasi dan klarifikasi berkas persyaratan sebagai bakal calon Kuwu Desa Santing dalam pemilihan kepala desa serentak yang digelar di seluruh kabupaten ini.

Bagi warga setempat, sosok perempuan tangguh ini bukan hanya calon pemimpin, tapi juga simbol harapan yang lahir dari doa dan perjuangan tak henti.

Masa pendaftaran bakal calon kepala desa di Kabupaten Indramayu memang penuh dinamika, dan Hj Nurhasanah memilih momen krusial untuk maju. Tepat menjelang berakhirnya tenggat waktu, pada Senin, 13 Oktober 2025 pukul 09.05 WIB, kemarin

Ia secara resmi mendaftarkan diri. Langkah ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan panggilan hati seorang ibu yang ingin membawa perubahan bagi tanah kelahirannya, Desa Santing yang kaya akan potensi pertanian tapi masih bergulat dengan tantangan pembangunan.

Proses verifikasi dan klarifikasi berkas berlangsung lancar, tanpa hambatan yang signifikan. Hj Nurhasanah, dengan senyum tenang yang khas, melewati setiap tahap dengan penuh keyakinan.

“Alhamdulillah, tidak ada beban sama sekali saat verifikasi tadi,” ujarnya kepada awak media saat keluar dari ruang pemeriksaan. Kata-katanya sederhana, tapi sarat makna, mengingatkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari ketenangan jiwa, bukan dari tekanan politik semata.

Di balik ketenangan itu, Hj Nurhasanah mengaku merasakan kenyamanan yang luar biasa sepanjang proses di kantor desa.

“Rileks saja, Alhamdulillah. Seolah-olah tidak ada beban yang mengganggu,” ceritanya dengan nada penuh syukur. Suasana ruangan yang biasanya tegang bagi calon lain justru terasa hangat baginya, seperti pelukan dari komunitas yang telah lama menanti kehadirannya sebagai calon kuwu.

Sumber kekuatan terbesar baginya, ternyata, datang dari doa seorang anak dan menantunya yang sedang menunaikan ibadah umrah di tanah suci Mekkah.

“Mungkin doa dari anak saya yang sekarang berada di sana, sehingga memudahkan langkah saya,” ungkap Hj Nurhasanah dengan mata berkaca-kaca.

Gambaran seorang ibu yang didoakan anak dari baitullah sungguh menyentuh, menggambarkan ikatan keluarga yang tak tergantikan sebagai pondasi perjuangan politiknya.

Bukan hanya doa anak semata, tapi juga dukungan dari para pendukung setia yang tak pernah lelah mendoakannya.

“Itu berkat doa anak dan pendukung saya tentunya juga,” tambahnya sambil tersenyum lebar.

Dalam obrolan santai dengan awak media, Hj Nurhasanah tak lupa menyampaikan harapannya yang sederhana tapi penuh semangat.

“Kalau Allah menghendaki izin minta nomor satu ketika pengambilan bendera pada tanggal 25, nanti “katanya dengan tawa ringan, merujuk pada tahap penarikan undian nomor urut calon yang dijadwalkan akhir bulan ini.

Permintaannya yang polos itu seolah mewakili keinginan warga agar calon yang dekat dengan rakyat diberi kesempatan prioritas untuk bersaing.

Pemilihan kuwu serentak di Kabupaten Indramayu ini menjadi sorotan karena melibatkan puluhan desa, termasuk Desa Santing yang strategis di Kecamatan Losarang.

Dengan latar belakang sebagai tokoh masyarakat yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial, Hj Nurhasanah dianggap sebagai kandidat yang mampu membawa angin segar.

Program-programnya yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM desa sudah mulai bergaung di kalangan pemilih.

Haru dan kegembiraan Hj Nurhasanah bukan hanya cerita pribadi, tapi juga cerminan semangat demokrasi akar rumput di negeri ini. Saat pemilihan serentak digelar, warga Desa Santing berharap doa dari tanah suci itu tak hanya memudahkan verifikasi, tapi juga membuka pintu kesejahteraan bagi seluruh warga.

Sebuah kisah yang menginspirasi, bahwa di tengah hiruk-pikuk politik, hati yang tulus dan doa yang ikhlas selalu menjadi pemenang.

((Heryanto))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!