MediaSuaraRakyat.Com-Indramayu–Pemerintah Desa(Pemdes) Pegagan kecamatan Losarang kabupaten Indramayu jawa barat, bersama panitia penyelenggara acara adat desa dalam bingkai kearifan lokal demi melestarikan nilai adat dan budaya daerah indramayu jawa barat.
Nampak kekompakan dan kebersamaan warga dalam memeriahkan karnaval Ogoh – ogoh sebagai representatif ketrampilan dan kreasi inovasi warga desa Pegagan Kecamatan Losarang.
Antusias warga ikut berperan serta dalam menyemarakkan acara tahunan ini merupakan momen ramah tamah serta ajang silaturahmi antar warga teman dan tetangga sehingga kebersamaan dan kekompakan melekat pada masyarakat sebagai nilai warisan leluhur yang perlu di pertahanankan dan di lestarikan.

Ketua panitia pilwu desa pegagan Ade Suwarso S.pd, mngawali sambutan dalam sambutannya menginfokan kepada seluruh warga masyarakat desa pegagan dalam acara sedekah bumi buyut buntu desa Pegagan 2025 bahwa di tahun 2025 ini akan melaksanakan pesta demokrasi yg tepatnya akan di laksanakan pada hari rabu tanggal 10 Desember 2025,dan mengapresiasi kepada seluruh warga masyarakat desa pegagan untuk bisa menjaga kondusifitas yang aman,damai untuk mengawal pesta demokrasi pemilihan kuwu desa pegagan,dan harapan kami seluruh desa pegagan memberikan hak suaranya nanti di tanggal 10 Desember di TPS -TPS yang kami sediakan.
Camat Losarang Encep Ria Setiadi S.E.M.Si membuka Acara sedekah bumi buyut buntu desa Pegagan Losarang, dalam sambutannya luar biasa sekali dalam acara sedekah bumi ini saya lihat di desa pegagan ini luar biasa sangat meriah di bandingkan dengan desa desa sekecamatan losarang, intinya kita bersedekah kepada Allah SWT karena hasil panen kita lebih melimpah dari tahun tahun sebelumnya, karena kalau kita banyak bersedekah Allah akan slalu melimpahkan hasil panen kita semua dan sekarang sedekah bumi buyut buntu desa pegagan tahun 2025 resmi d buka mulai Star balai desa Pegagan dan finis di buyut buntu.
Kuwu Desa Pegagan Sofyan Sp, ” mengatakan kepada mediasuararakyat.Com Sedekah bumi merupakan ajang Silaturrahmi dan rasa syukur kepada Allah SWT. Karena kita hidup di bumi di beri keberkahan kelimpahan hasil bumi dan keselamatan untuk para petani tanam padi yang hasilnya melimpah dan berkah.
Mari kita ikut melestarikan adat budaya lokal yaitu sedekah bumi sebagai warisan leluhur adat dan budaya warisan nenek moyang kita. Ungkap kuwu sofyan.(Minggu 16/11/2025).
Sementara bekel Sardi yang biasa di panggil Bos sanga clothing ikut mengomentari kepada mediasuararakyat.Com “Kegiatan Adat sedekah bumi ini merupakan bentuk wujud kesyukuran kepada sang pencipta alam semesta dalam memberikan kenikmatan dan keberkahan bagi masyarakat.
Tetap pertahanankan dan lestarikan adat budaya kita, karena sedekah bumi adalah bentuk kesyukuran kepada Tuhan yang Maha Esa sebagai mana makhluk bumi harus di sedekahkan kepada orang lain. Pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Di Antaranya,Danramil 1611 Losarang kapten Infantri Waryadi ,Bhabinsa Iksan Serma, Babinkantibmas Bripka Ari Final dan Karang Taruna, Aparatur Desa, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat dan Elemen masyarakat lainnya .
((Heryanto))
