IMG 20251124 WA0040

Ribuan warga penerima manfaat di Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapat bantuan Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) untuk alokasi Oktober–November 2025.

Dalam penyaluran bantuan pangan itu, tercatat 3.976 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Inisiatif ini merupakan bagian dari program Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Setiap KPM akan menerima paket bantuan berupa beras dan minyak goreng, yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Penyaluran bantuan pangan ini juga menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi inflasi. Selain itu, program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga komoditas pangan di pasaran, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Ketua Ikades Kecamatan Mandalawangi H Azis Sahril mengatakan dari lima belas Desa yang berada di kecamatan Mandalawangi terdapat 3.976 KPM yang menerima bansos pangan.

“Hari ini penyaluran bantuan pangan alokasi Oktober–November dimulai. Di Kecamatan Mandalawangi sebanyak 3.976 yang menerima. Dan masing-masing menerima 20 kilogram beras atau dua kantong serta 4 liter minyak goreng,” ujar Azis, yang juga Kepala Desa Mandalawangi, saat ditemui media, Senin (24/11/2025).

Diakuinya dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 

“Bantuan ini tidak hanya meringankan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan bagi keluarga penerima,” imbuhnya.

Ia menegaskan harapannya agar pendistribusian paket pangan berjalan lancar dan mampu memenuhi ketersediaan pangan keluarga. 

“Kami berharap bantuan pendistribusian paket pangan berjalan lancar dan memenuhi ketersediaan pangan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kabupaten Pandeglang, Uun Junandar menyampaikan bahwa alokasi Oktober dan November 2025 kepada 87.957 KPM yang tersebar di 339 Desa/Kelurahan, dan masing-masing PBP akan menerima 10 kilogram beras dan minyak goreng 2 liter.

“Jadi periode ini 87.957 KPM akan mendapatkan 20 kilogram beras dan minyak goreng 4 liter,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, program penyaluran bantuan pangan ini juga merupakan salah satu kegiatan pemerintah untuk mengantisipasi inflasi dan menstabilkan harga pangan di pasaran. 

“Dengan pasokan yang memadai, diharapkan harga komoditas pangan tetap stabil, sehingga daya beli masyarakat tidak tergerus,” ungkapnya.

Ia mengimbau penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak dan tidak memperjualbelikan. Sebab, bantuan diberikan untuk mendukung kebutuhan konsumsi rumah tangga. 

“Program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung kebutuhan dasar warganya, terutama di sektor pangan,” tandasnya, seraya mengatakan bahwa penyaluran tersebut hingga 2 Desember mendatang.***

Asep Ucu Banten

By Asep Ucu Banten

Siapapun bisa menjadi apapun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content ini dilindungi.....!!!!